9 Jenis Jerawat pada Pria dan Cara Mengatasinya

9 Jenis Jerawat pada Pria dan Cara Mengatasinya

MEN, pernah gak sih kamu bingung, kok jerawat gak kunjung hilang padahal sudah rajin cuci muka? Bisa jadi, kamu salah memilih sabun cuci muka cara mengatasinya atau beberapa faktor lain yang kamu lewatkan. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, penting untuk mengetahui jenis jerawat yang kamu alami dan bagaimana cara menghilangkan jerawat. Yuk, kenali 9 jenis jerawat pada pria dan cara mengatasinya di bawah ini!

Apa Itu Jerawat?

Jerawat adalah kondisi kulit yang terjadi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Hal ini menyebabkan peradangan dan munculnya benjolan merah atau putih di permukaan kulit. Jerawat lebih sering muncul di area tubuh dengan kelenjar minyak yang lebih aktif, seperti wajah, leher, punggung, dan dada. Ada berbagai faktor yang dapat memicu timbulnya jerawat, di antaranya faktor genetika, hormon, stres, dan penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat.

9 Jenis-jenis Jerawat

Setiap jenis jerawat memiliki ciri-ciri dan tingkat keparahan yang berbeda. Berikut adalah 9 jenis jerawat yang umum terjadi

1. Papula

Jerawat jenis ini berbentuk benjolan kecil berwarna merah muda atau merah. Papula tidak memiliki mata dan terasa lunak saat disentuh. Biasanya, papula muncul di area wajah,  leher, dan punggung.

2. Pustula

Mirip dengan papula, pustula juga berbentuk benjolan merah. Namun, pustula memiliki  mata putih atau kuning berisi nanah di bagian tengahnya.

3. Blackhead (Komedo Hitam)

Blackhead atau komedo hitam terbentuk ketika pori-pori tersumbat oleh sebum dan sel kulit mati.  Ujung komedo terbuka dan teroksidasi sehingga  berwarna hitam.

4. Whitehead (Komedo Putih)

Berbeda dengan blackhead, whitehead atau komedo putih memiliki ujung yang tertutup kulit sehingga  warnanya tetap putih atau kekuningan.

5. Jerawat Kistik

Jerawat kistik merupakan jenis jerawat yang berisi nanah. Jerawat ini terletak di bawah permukaan kulit  dan dapat menimbulkan rasa sakit serta meninggalkan bekas luka.

6. Jerawat Nodul

Jerawat nodul berukuran lebih besar dan lebih keras daripada jerawat papula. Jerawat ini  terletak di bawah permukaan kulit  dan dapat menyebabkan rasa sakit.

7. Jerawat Nodulokistik

Merupakan kombinasi  dari  jerawat nodul dan jerawat kistik. Jerawat ini berukuran besar,  keras,  dan  berisi nanah.

8. Jerawal Vulgaris

Ini adalah istilah umum untuk jerawat yang paling sering terjadi, meliputi papula,mpustula, blackhead, dan whitehead.

9. Jerawat Conglobata

Jerawat conglobata adalah jenis jerawat yang memiliki tingkat kondisi paling parah. Jerawat ini  ditandai  dengan  munculnya  nodul-nodul  besar yang saling terhubung di bawah kulit.

Cara Mengatasi Jerawat

Setelah mengetahui jenis-jenis jerawat, kini saatnya  mengatasinya  dengan tepat. Berikut beberapa cara mengatasi jerawat:

1. Bersihkan Wajah dengan Rutin

Cuci wajah dua kali sehari dengan sabun cuci muka yang lembut dan tidak menyebabkan iritasi.  Hindari menggosok wajah terlalu keras karena dapat memicu produksi minyak  berlebih.

2. Pilih Sabun Cuci Muka yang Sesuai dengan Tipe Kulit

NIVEA MEN Deep Acne Oil Clear Jika sudah rajin mencuci muka, ada satu hal lagi yang penting untuk kamu perhatikan untuk mengatasi jerawat, yaitu memilih sabun cuci muka yang tepat. Untuk kamu yang memiliki kulit berjerawat dan berminyak, NIVEA MEN Deep Acne Oil Clear bisa jadi pilihan tepat!  

Diperkaya dengan scrub, sabun cuci muka ini bekerja mengangkat kotoran dan minyak berlebih penyebab jerawat hingga ke pori-pori. Formula Himalayan Salt dan Salicylic Acid yang teruji secara klinis untuk melawan penyebab jerawat berulang dan bantu cerahkan wajah.

3. Rajin Keramas

Rambut yang kotor dapat mentransfer minyak dan kotoran ke wajah dan memicu timbulnya  jerawat. Bersihkan rambut secara teratur, terutama jika kamu memiliki rambut berminyak.

4. Jangan Menyentuh Jerawat

Menyentuh atau memencet jerawat hanya akan memperparah peradangan dan meningkatkan risiko terjadinya bekas luka.

5. Pakai Sunscreen

Paparan sinar UV dapat memicu produksi minyak berlebih dan memperburuk kondisi jerawat.  Gunakanlah sunscreen dengan SPF minimal 30 setiap hari, bahkan saat cuaca mendung.

Ingat, mengatasi jerawat membutuhkan waktu dan kesabaran. Jika kamu memiliki jerawat  yang parah atau tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter kulit untuk  mendapatkan penanganan yang tepat.