Apa yang membuat seseorang tampak menarik? Wajah adalah salah satu pertimbangan utama, tapi bagaimana jika kamu berhadapan dengan seseorang yang menarik secara fisik tapi ketika didekati ternyata bau badan? Pasti kamu langsung merasa kurang nyaman.
Bau badan memang seharusnya menjadi perhatian, terutama jika kamu adalah individu aktif yang sering berinteraksi dengan banyak orang setiap hari. Apabila memiliki masalah bau badan, tentu akan menjadi masalah karena kamu dapat membuat orang-orang di sekitarmu tidak nyaman dengan bau badan.
Sebagai pria aktif, menjaga kebersihan dan kesegaran tubuh tentu jadi prioritas utama. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan deodoran. Tapi, pernah nggak sih, kamu merasa sudah pakai deodoran, tapi ketiak masih saja bau? Bisa jadi, ada beberapa kesalahan yang kamu lakukan saat menggunakannya.
Nah, biar ketiak tetap kering dan wangi sepanjang hari, hindari 8 kesalahan memakai deodoran berikut ini.
1. Tidak Membersihkan Ketiak Terlebih Dahulu
Bayangkan, kamu sedang asik nongkrong sama teman-teman, eh tiba-tiba tercium bau badan yang mengganggu. Padahal, kamu sudah pakai deodoran. Nah, bisa jadi ini karena kamu melewatkan langkah penting membersihkan ketiak sebelum menggunakan deodoran.
Deodoran memiliki fungsi utama mengatasi bau badan tidak sedap, sehingga banyak orang merasa bisa mengaplikasikannya kapanpun tanpa mempedulikan kebersihan ketiak. Jika kamu salah satu yang meyakini hal tersebut, segera ubah kebiasaan ini sebab mengaplikasikan pada ketiak yang tidak bersih merupakan salah satu kesalahan memakai deodoran yang harus dihindari.
Ketiak yang bersih adalah kunci utama agar deodoran bekerja maksimal. Jangan malas membersihkan ketiak dengan sabun antibakteri saat mandi, ya! Keringat dan bakteri yang menumpuk di ketiak bisa membuat deodoran tidak bekerja efektif dan malah menimbulkan bau yang lebih menyengat.
2. Menggunakan Deodoran Saat Ketiak Basah atau Berkeringat
Siapa yang menggunakan deodoran saat ketiak dalam kondisi basah atau berkeringat? Baiknya segera hentikan kebiasaan ini karena ini merupakan salah satu kesalahan memakai deodoran yang dapat mengurangi manfaat produk.
Saat kamu mengaplikasikan di ketiak basah, formula dalam deodoran akan susah terserap. Hal serupa juga terjadi apabila kamu menggunakan deodoran saat berkeringat; selain susah terserap, formula deodoran yang bercampur dengan bakteri dapat bereaksi sehingga berpotensi menimbulkan masalah bau badan lebih parah.
3. Menggunakan Deodoran Setelah Bercukur
Mencukur bulu ketiak memang membuat lebih bersih dan segar. Tapi, hindari menggunakan deodoran langsung setelah bercukur. Kulit ketiak yang baru dicukur cenderung lebih sensitif dan rentan mengalami iritasi. Hal ini tak hanya menimbulkan sensasi tidak nyaman dan perih, tapi juga rentan menimbulkan bau badan sebab kulit yang iritasi mudah terpapar bakteri yang bercampur dengan keringat. Tunggu beberapa saat hingga kulit ketiak kembali normal sebelum menggunakan deodoran.
4. Tidak Memilih Deodoran yang Mengandung Antiperspirant
Banyak yang menganggap deodoran dan antiperspirant adalah produk yang sama. Padahal, keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Deodoran berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab bau badan, sedangkan antiperspirant adalah senyawa yang berfungsi untuk mengurangi produksi keringat.
Untuk hasil yang maksimal, pilihlah deodoran yang mengandung antiperspirant. Deodoran jenis ini akan bekerja dua kali lipat, yaitu membunuh bakteri penyebab bau badan dan mengurangi produksi keringat. Dengan begitu, kamu bisa lebih percaya diri beraktivitas seharian tanpa khawatir bau badan.
5. Tidak Mengaplikasikan Deodoran Secara Merata
Menggunakan deodoran secara asal-asalan tidak memberikan hasil yang optimal. Pastikan kamu mengaplikasikan deodoran secara merata pada seluruh permukaan ketiak. Jangan lupakan bagian lipatan ketiak yang sering terlewat.
6. Menyemprotkan Deodoran pada Pakaian
Menyemprotkan deodoran pada pakaian tidak akan membuat ketiakmu lebih wangi, justru malah bisa meninggalkan noda membandel pada pakaian. Gunakan deodoran hanya pada ketiak dan biarkan hingga kering sebelum memakai baju.
7. Langsung Memakai Baju
Pernah nggak kamu terburu-buru sehingga langsung memakai baju setelah mengaplikasikan deodoran? Jika hal tersebut terjadi hanya sekali atau dua kali sih dapat dimaklumi, tetapi kamu mungkin perlu mengatur kembali alokasi waktu apabila sudah terjadi berulang kali sebab kebiasaan langsung mengenakan baju setelah aplikasi deodoran masuk sebagai salah satu kesalahan memakai deodoran yang perlu dihindari. Deodoran yang belum kering dapat mengenai kain yang kamu kenakan dan berisiko menimbulkan noda pada pakaian.
8. Memakai Terlalu Banyak Deodoran
Menggunakan deodoran terlalu banyak tidak akan membuat ketiakmu lebih wangi, justru malah bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan iritasi. Gunakan deodoran secukupnya saja.
Jangan biarkan bau badan mengganggu aktivitasmu. Coba NIVEA MEN Deep Espresso Deo, deodoran dengan antiperpirant yang dirancang khusus untuk pria dengan aroma espresso yang menyegarkan dan perlindungan bau yang tahan lama. Dilengkapi dengan MaxxTech formula, teknologi antibakteri yang efektif melawan keringat dan bau , NIVEA MEN Deep Espresso Deo memberikan perlindungan maksimal dengan kandungan antiperspirant dan aroma espresso shot untuk tetap aktif sepanjang hari.
Nah, itu dia 8 kesalahan memakai deodoran yang harus kamu hindari. Ingat, menjaga kebersihan dan kesegaran tubuh adalah investasi penting. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, kamu bisa tampil lebih percaya diri dan bebas bau badan sepanjang hari!